Persiapan Lahan

Free

Categories: SEMESTER II
Includes lifetime access

Course Overview

PEMBUKAAN LAHAN.

REPLANTING TANAMAN.

Pendahuluan

            
Replanting pada suatu Perusahaan Perkebunan sudah menjadi sebuah
kewajiban,

        
hal ini jika Produksi sudah dibawah batas keuntungan, baik itu
dikarenakan umur

        
tanaman sudah tua maupun karena jumlah Tanaman per Ha nya sudah sangat

       
 rendah.

       
Petunjuk Replanting ini ditekankan pada pentingnya prosedur sanitasi yg
bagus,

         hal ini
untuk pengontrolan Ganoderma saat replanting Sawit atau konversi ke Sawit

         dari comoditas
lain. 

0      Pada waktu Peremajaan Sawit

1.1  Racun pokok sawit.

        Peracunan pokok sawit
diperlukan untuk mempercepat pembusukan sawit. Hal ini

       
Juga memungkinkan
meningkatkan kompetisi dari cendawan saprophytic dengan

        ganoderma. Lihat  paragraph 7 untuk Teknik meracun. 

1.2 Tumbang pokok
dengan excavator dan bongkar seluruh bahagian bole dengan

       sempurna dari dalam
tanah. 

1.3 Excavator harus membongkar seluruh sisa
akar dan sisa tunggul dan buat

      
lobang 1.5 x 1.5m dan1.0m dalam untuk seluruh point termasuk (pokok

       BSR, pokok sehat dan poin pokok yang sudah
tumbang) 

1.4 Tanah yg diekskavasi
harus diletakkan dengan lobang. Tanah ini harus digaruk sehingga

        semua akar-2 berada dipermukaan tanah. 

1.5  Tidak ada bagian tanaman yg harus ditimbun
jika prosedur penumbangan diatas telah

         dikerjakan. 

2.0  Variasi
pemancangan pada peremajaan sawit

2.1 Penanaman kembali
dengan kerapatan yg sama Bila peremajaan tetap dgn kerapatan yg

         sama seprti sebelumya, pemancangan dan
penanaman sawit dilakukan ditengah antara

         poin tanaman sebelumnya.

         – Lihat Fig 5 dibawah.

         – Jalan panen akan berada pada tempat
sama dan rumpukan harus  didorong ke

           gawangan lama.  

2.2 Penanaman kembali
dengan kerapatan berbeda Namun bila peremajaan dilakukan dgn

       kerapatan yg berbeda maka harus memelihara
lebar gawangan yg sama tetapi rubah

       jarak antara tanaman sawit, sama halnya
seperti melakukan pemancangan di teras.

         – Pemancangan dan penanaman akan
dilakukan ditengah gawangan tanaman lama.

         – Lihat Fig dibawah.


. Trichoderma Beri
Trichoderma 200g ke seluruh permukaan lobang

         sebelum menanam bibit.  

     9. LCC Segera mungkin tanam dan rawat
tanaman penutup tanah.

         Tanaman penutup tanah harus termasuk
tanaman yang cepat tumbuh

         seperti Mucuna bracteata, ditanam
berdekatan ke rumpukan

CONVERSI TANAMAN

     Conversi merupakan salah datu kebijakan ataupun
strategi dari Perusahaan Perkebunan

         untuk rencana
peningkatan atau mencari keuntungan yang lebih baik.

         Misalkan Pada saat ini Harga komoditi Tanaman
Karet sangat rendah dan mungkin

         sampai jangka waktu yang sulit di prediksi,
sehingga Perusahaan perlu melakukan terobosa baru, salah satunya dengan
melakukan Conversi dari Tanaman Karet ke Tanaman Kelapa sawit, karna harga Produksi
Kelapa sawit diprediksi sampai 10 tahun kedepan akan memberikan keuntungan yang
lebuh basar. Pada Saat melaksanakan konversi dari Karet harus  mengikuti prosedur Clearing dan persiapan lahan yang Baik, sehingga perumbuhan tanaman akan
baik dan lebuh cepat menghasilkan.

Misalkan
:

         – Tumbang dan jual kayunya  sehingga dapat memberi
tambahan biaya untuk Conversi

            tersebut..

         – Sisa-sisa material harus didorong ke
jalur-jalur rumpukan.

         – Cangkol tanah seperti penanaman
kembali dari Karet ke Karet and

            kumpulkan  semua kayu-kayuan  tersisa yg sebagian tertimbun dalam tanah

           dan angkat ke permukaan tanah.

         – Pastikan piringan bersih
dipersiapkan sebelum menggali lobang tanam. 

         – Pastikan tidak ada kayu-kayuan yg
dimasukkan kedalam lobang tanam saat

           penanaman Sawit.

         – Ikuti prosedur Trichoderma and LCC
sebagaimana yg dijelaskan diatas.


Conversi dari Kakao ke Kelapa Sawit.

         Konversi dari Kakao dengan pelindung Kelapa Kelapa

         merupakan sumber potensial untuk
Ganoderma dan harus berhati-hati saat

         mempersiapkan lahan dari tanaman
kelapa.

         – Racun semua pokok Kakao dan Kelapa.

         – Saat semua daun-daun telah gugur
maka lakukan clearing.

         – Tumbang pokok Kelapa lalu dorong ke
rumpukan sebagaimana rumpukan

            Sawit.

         – Keluarkan pangkal batang kelapa,
iraikan tanahnya dan letakkan akar-2 itu

           disamping lobang bekas bole.

         – Garuk semua akar-2 dan biarkan
mongering dipermukaan

         – Pastikan bahwa piringan bersih
dipersiapkan sebelum membuat lobang

           tanam. 

         – Pastikan tidak ada kayu-kayuan yg
dimasukkan kedalam lobang tanam saat

 

            penanaman Sawit.

         – Ikuti prosedur Trichoderma and LCC
sebagaimana yg dijelaskan diatas.

             Peracunan Pokok/Poisoning Palms (Coconuts and Oil Palm) Gunakan
campuran dan

             prosedur kerja berikut.

            –
Buat larutan 50
%
paraquat dengan mencampur dalam jumlah sama antara

             
paraquat (Gramoxone) dan air.

            –
Buat campuran yg akan dipakai pada setiap harinya.

            –
Gunakan air bersih/jernih karena 
paraquat tidak stabil pada air yg

             
terkontaminas/kotor. 

            –
Bor 2 lobang pada kedua sisi batang sawit pada ketinggian 1 m. Lubang

              
tersebut dapat menampung  80 ml
dari larutan.

            –
Tuangkan  80 ml of 50% larutan paraquat
pada setiap lobang.

            –
Setelah 2-3 minggu kebanyakan pohon sawit telah menunjukkan tanda-2

             
kematian.

            – Ketika pohon sawit telah mulai
mati maka penumbangan dapat dimulai



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *